Perhutani KPH Garut Gandeng BKSDA Perkuat Konservasi dan Perlindungan Habitat Satwa

Lingkungan Tanggal: 2026 - 08 - 14 83 views Penulis: Nabiel
Perhutani KPH Garut Gandeng BKSDA Perkuat Konservasi dan Perlindungan Habitat Satwa
GARUT, PERHUTANI (14/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Garut memperkuat sinergi dalam upaya menjaga kelestarian dan konservasi hutan melalui kegiatan koordinasi di Kantor BKSDA Wilayah V Garut, Rabu (12/08/2026).

Melalui koordinasi tersebut, Perhutani dan BKSDA Wilayah V Garut memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kawasan hutan sebagai habitat alami satwa liar yang dilindungi sekaligus mempertahankan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan bagi masyarakat sekitar.

Hadir dalam koordinasi tersebut, Administratur KPH Garut, Yusron Muzakir didampingi Wakil Administratur, Usu Juarsa dan Kepala Seksi Perencanaan Pengembangan Bisnis (PBB), Saryanan, serta Kepala BKSDA Wilayah V Garut, Fitriana Yulianti beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Administratur KPH Garut, Yusron Muzakir menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memperkuat sinergi yang telah terjalin antara Perhutani KPH Garut dan BKSDA Wilayah V dalam mendukung tata kelola hutan di Kabupaten Garut.

“Dengan kolaborasi yang telah terjalin selama ini, kami berharap dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, khususnya BKSDA, terus diperkuat sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian dan konservasi hutan di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Wilayah V Garut, Fitriana Yulianti menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Garut atas dukungan dan komitmen yang telah diberikan selama ini. Ia menilai sinergi tersebut perlu terus diperkuat untuk menjaga dan meningkatkan kelestarian serta konservasi hutan di wilayah Kabupaten Garut.

“Saya tegaskan, agenda seperti ini dapat terus dilakukan dan tidak berhenti sampai di sini saja. Pada kesempatan lain, kami berharap ada tindak lanjut melalui kerja sama yang lebih konkret sehingga kegiatan positif ini dapat memberikan manfaat bagi kelestarian hutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan hutan di wilayah Garut,” pungkas Fitriana. (Kom-Pht/Grt/Erv)